Menpora Bersama LKPP Adakan Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Guna Dorong Kompetensi Pejabat

Kemenpora bersama Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah menggelar Pelatihan Bimbingan Teknis dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar di Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/2/2019).

BeritaPengadaan.com – Jakarta (20/02). Menpora bersama Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar Pelatihan Bimbingan Teknis dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tingkat Dasar di Balai Negla, Camp Hulu Cai, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/2/2019).

Diwakili Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto dan Aris Subiono selaku Kepala Perencanaan dan Organisasi membuka Pelatihan.

Pelaksanaan acara merupakan implementasi Perpres RI No. 16 Tahun 2018. Pelatihan Bimbingan Teknis dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah bekerjasama dengan Icon Training Center sebagai lembaga trainer untuk sertifikasi barang dan jasa ini diharapkan bisa diikuti dengan lebih serius dan lebih fokus.

“Kita harapkan kegiatan ini bisa diikuti lebih fokus dan lebih serius dan memenuhi target kita semua, “kata Sesmenpora.

Menurutnya, jika pelatihan tidak saat ini maka Kemenpora dinilai mengabaikan apa yang menjadi catatan KPK untuk kemajuan Menpora itu sendiri.

“Sekarang setelah KPK ikut kita dan kita sudah fokus maka kita adakan pelatihan ini, saya harap bapak ibu sekalian bisa serius, ada banyak hal yang kita peroleh manfaatnya, tidak ada ruginya kita pelajari,” tambahnya.

Sesmenpora menambakan, pelatihan ini juga akan menjadi salah satu persyaratan untuk kenaikan pangkat dan jabatan kita, semoga target kelulusan 50% persen kita dapat tercapai untuk membenahi kementerian kita khususnya,” harapnya.

Kepala Biro Perencanan dan Organisasi, Aris Subiono mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap profesionalisme pengelola pengadaan barang dan jasa. “Pelatihan ini diikuti para pejabat eselon II, III sebanyak 40 peserta awal dari target 90 peserta di lingkungan Menpora,” jelas Aris.

“Dari gelombang pertama ini diharapkan 50% persen dapat lulus. Pelatihan sebelumnya di Jakarta dinilai kurang maksimal jadi kita pilih di sini tempatnya sehingga harapannya peserta bisa lebih fokus menghasilkan hasil yang maksimal,” pungkasnya. (Achin)

(Sumber : https://www.suara.com)