KPK Ungkap 80% Korupsi Terbesar di Sektor Pengadaan Barang dan Jasa

kpk
Alex Marwata, Pimpinan KPK saat menyampaikan keterangan mengenai kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (28/02).

BeritaPengadaan.com – Jakarta (28/02). KPK menyebut sebanyak 80 % kasus korupsi terbanyak yang ditangani adalah berasal dari sektor pengadaan barang dan jasa khususnya korupsi di lingkup pemerintahan.

Pimpinan KPK Alexander Marwata menyebut awalnya dari pengadaan barang dan jasa ini dimulai dari perencanaan proyek pesanan.

“Secara umum kan pengadaan barang dan jasa 80%, pengadaan barang dan jasa dimulai dari perencanaan adanya proyek-proyek yang pesan atau usulan, bukan dari usulan masyarakat tapi usulan pengusaha,”ungkap Alexander di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (28/02).

“Kalau ada kegiatan yang diusulkan anggarannya ke DPR, jika disetujui anggarannya, dia dapatkan fee dari teman-teman DPR,” lanjutnya.

Ditambahkan Alexander, sementara yang mengusulkan, biasanya proyeknya akan disetujui dengan anggaran yang sudah direncanakan, jika sejak awal terjadi perencanaan dan penganggaran tidak benar, tentu prosesnya nanti akan tidak benar dan terjadi mark up.

Alexander mengatakan, jika awal proses lelang sudah tidak benar, besar kemungkinan akan terjadi permintaan fee dari kepala daerah kepada pengusaha.

“rentetannya akan seperti itu, biasanya kalau kita lelang ya nggak bener, nanti pasti dari kepala daerahnya, dari PPK-nya pasti minta fee,” pungkasnya. (Achin)

(Sumber : https://news.detik.com)