Pengadaan Barang/Jasa Pemkot Surakarta Terkendala Sistem Baru

Pengadaan barang dan jasa Pemkot Surakarta hingga saat ini masih terkendala oleh Sistim Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik (SPSE) Versi 4 poin 3 CA Certificaate Authority Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah/ LKPP.

BeritaPengadaan.com – Jakarta (19/02). Pengadaan barang dan jasa Pemkot Surakarta hingga saat ini masih terkendala oleh Sistim Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik (SPSE) Versi 4 poin 3 CA Certificaate Authority Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah/ LKPP.

https://beritapengadaan.com/e-katalog/lkpp-bersama-5-kementerian-teken-mou-pengadaan-barang-dan-jasa-guna-cegah-korupsi/

“Saat ini masih kesulitan melakukan pengadaan barang dan jasa karena terkendala sistim pengadaan dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah) ungkap Asisten Pengembangan Ekonomi Sekda Kota Surakarta, Agus Sutrisno, dalam sosialisasi penerapan aplikasi SPSE Versi 4.3 di The Sunan Hotel, Rabu (13/2/2019).

Menurut Agus, dalam pengadaan barang jasa tersebut sebetulnya ada dua sistem, 4.3 dan 4.3 CA, namun dalam perjalananya terkendala proses yang sering eror.

“Sering terjadi kendala teknis di aplikasi management system dan key management system. Sampai dengan saat ini seharusnya ada 20 pengadaan yang bisa diteken tetapi belum bisa,” ujarnya.

Disampaikan Agus, upaya yang di tempuh, salah satunya Wali kota bersurat ke Kementrian keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

https://beritapengadaan.com/hukum/kasus-korupsi-terbesar-di-indonesia-ialah-pengadaan-barang-dan-jasa/

“Tatapi yang menjadi maslah adalah AMS dan KMS bukan merupakan kewenangan dari LKPP, melainkan Badan Cyber Nasional, dan dalam waktu dekat LKPP dan Badan Cyber Nasional bersama sama memecahkan permaslahan ini, Jika berlarut-larut kami minta Pilot Projecting 4.3 CA dikembalikan ke 4.3  yang prosesnya lebih lancar, walau resikonya bisa kena hacker,” jelasnya.

Pada Kesempatan yang sama Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Sekda Saurakarta Suyamto mengatakan, sudah ada 49 paket pengadaan barang untuk proyek pemerintah tahun anggaran 2019 yang diajukan Pemkot Surakarta. Dari total yang selesai 29 paket  yang 20 masih proses.

“Yang 9 dicoba untuk masuk sampai sekarang belum clear. Beberapa paket yang sampai kini masih terkendala di antaranya pemeliharaan jalan kota, pengembangan sambungan air limbah, dan pembangunan saluran  drainase city walk jalan Slamert Riyadi. (Achin)

(Sumber : http://rri.co.id)